17. Tidak terima

1304 Kata

Malam hari di apartemen Airra, Airra pulang sambil berjalan kaki karena arah yang Aref membawa pergi Airra berbeda dengan arah pulang Airra. Airra sengaja diam, agar Arief tak bisa menemukan rumahnya dan juga tentang si kembar. Sesampai di apartemen, sekitar jam setengah sembilan malam. tumit Airra memar dan ledes akibat terlalu lama berjalan mengunakan high heels. "Ya, ampun mbak.. kemana saja si kembar nunggu mbak sampai ketiduran," ujar Sarah ketika membukakan pintu. "Maaf ya, tadi ada kendala di perjalanan.. sekarang si kembar ada di mana?" tanya Airra lekas melepas sepatu high heelsnya itu. "Saya suruh tidur di kamar mereka malah menangis, dan mereka tidur di sofa depan televisi," sahut Sarah. Airra bergegas menghampiri si kembar, keduanya tampak terlelap pulas. Wajah si kembar

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN