Setelah pertemuan mereka beberapa Minggu yang lalu, kini Ivan berada di rumah orang tuanya karena nanti malam Ivan akan melakukan pertunangan dengan Mona.Untuk pertama kalinya Ivan bertemu dengan Mona, tidak ada pembicaraan antara mereka berdua, hanya wajah dingin Ivan dan tatapan yang datar saja. Mona merasa sangat takut melihat Ivan yang seperti itu. Bunda yang melihat itu semua semakin merasa bersalah kepada keduanya, tapi bunda juga tidak bisa berbuat apa-apa, seandainya tidak ada janji seperti itu mungkin Ivan akan tetap jadi anak yang bahagia dan ramah, tidak seperti sekarang. Bunda berusaha mencairkan suasana yang di rasa sangat dingin itu. "Van bunda tadi bikin kue kesukaan kamu, mau bunda ambilkan?" "Tidak usah bun, nanti Ivan ambil sendiri jika Ivan mau!" jawab Ivan dengan eks

