"Tapi aku juga punya satu permintaan sama kamu!" "Apa?" "Ijinkan aku beneran resign, ya?" Alvaro bergumam lirih. Namun, karena posisinya yang masih bergelayut di bahu sang istri, Renata masih bisa mendengarnya dengan jelas. Hal ini membuat Renata agak berjengkit, hingga menolehkan pandangannya secara lurus pada Alvaro. Ini memang bukan pertama kalinya Alvaro membahas hal ini. Sebelumnya ia juga pernah menyinggungnya tepat sebelum Carina lahir. Dan ini belum lewat satu minggu dari terakhir kali ia membicarakannya, sehingga tidak heran jika Renata kembali terkejut. Menurutnya, ini terlalu cepat untuk Alvaro membulatkan keputusannya. "Kamu beneran serius mau resign, yah?" tanya Renata memastikan dan dijawab anggukan pasti sang suami. "Coba jelaskan dulu kenapa?" "Aku udah ngerasa gak san

