"Beda lah! Dulu aku normal, sekarang udah enggak!" Tanpa diduga, nada suara Alvaro meninggi. Renata bahkan harus menutup telinga Carina agar tak terganggu dengan emosi ayahnya yang meningkat. Rasa gundah yang sejak tadi ditahannya seperti akan meluap saat ini setelah dipancing-pancing. Padahal, selama perjalanan pulang tadi Renata sudah cukup keras membujuk Alvaro agar tidak tampak emosi. Renata hanya tidak ingin membuat kedua mertuanya terkejut dan sedih. Akhirnya, mengalirlah cerita laporan Alvaro yang merupakan hasil dari pemeriksaannya tadi sore sepulang kerja. Ia memang memantapkan hatinya untuk lebih cepat mengetahui kondisinya agar bisa menentukan langkah selanjutnya dengan segera. Dari pemeriksaan yang berlangsung berjam-jam dan juga melalui berbagai tes tersebut, dokter memasti

