Bab 41 Author PoV “Dia adik ipar miskin saya, Pak. Lihat ini wajahnya akan saya buka,” ujar Mirna lagi sambil merangsek maju kembali hendak meraih cadar Madina. Namun, dengan sigap tangan lelaki itu menepis tangan Mirna . Lalu dia menghubungi sekuriti melalu handy talky yang sejak tadi dipegangnya. “Sekuriti. Tolong keluarkan orang ini dari sini!” teriak lelaki itu berbicara pada handy talky yang ada di tangannya. “Siap, Pak.” Terdengar jawaban segera dari seberang sana. “Asal Bu Mirna tahu, ibu bisa saja saya tuntut karena perbuatan tidak menyenangkan pada bintang tamu kehormatan saya. Orang yang sejak tadi Anda maki-maki itu ialah Mbak Alma Humaira—bintang tamu hari ini. “Mari Mbak Alma, ikut saya. Abaikan saja orang tidak waras ini. Mohon maaf atas ketidaknyamanannya,” ujar lelak

