Annita membuka kelopak matanya yang baru saja terpejam beberapa menit lalu. Pada akhirnya ia tidak bisa tidur, padahal ia mengantuk sekali dan kecapean. Tapi, pikirannya melangnangbuana entah kemana membuat matanya kembali terjaga. Ia beranjak duduk, menoleh ke samping tempat tidur dimana ada Rahmah di sana yang masih tiduran. Annita membereskan tempat tidur, kemudian melangkah keluar dengan rambut terurai. Suami tantenya sedang tidak ada di rumah, bekerja di sebuah toko bangunan yang jauh dari rumah. Seminggu sekali baru pulang, makanya ia bisa bebas tidak memakai kerudung sekarang. Saat berada di lorong rumah, Annita tidak sengaja berpapasan dengan tantenya yang juga baru keluar dari kamar. "Sampai kapan kamu tinggal di sini? Kamu diusir suamimu ya, makanya kamu melarikan diri ke si

