Bab 28 Menjelang sore hari, usai dari perkebunan, Aurora berhenti di pertigaan jalan. Dia tengah menimang sesuatu apakah harus tetap jalan atau kah berbelok. Aurora sungguh kesal karena Peter menghilang entah ke mana. Namun, ingin marah Aurora tidak ada hak. "Aku merindukanmu," desah Aurora. Pada akhirnya Aurora berbelok menuju rumah kayu. Sampai di sana, suasana sepi seperti biasanya. Tidak ada motor yang bertengger di halaman, menandakan Peter kemungkinan besar tidak ada di rumah itu. Tidak apa, Aurora tetap berjalan masuk. Meski tiada siapa pun, tanpa datang ke sini rasanya ada yang kurang. Ya, Aurora datang setidaknya bisa membersihkan rumah ini supaya tetap rapi. Aurora membuka pintu secara perlahan. Begitu masuk ke dalam rumah, aroma khas rumah kayu tercium membuat Aurora menarik

