Bab 37 Aurora terus saja memikirkan kalimat Teresa siang tadi. Hingga menjelang malam, rasa gelisah itu terus menghantui membuat hati tidak nyaman. Aurora mondar-mandir tidak jelas dan air mata yang coba ia tahan masih saja terus mengalir. Ketika tepat pukul tuju malam, Aurora mencoba untuk tenang. Ia usap dadanya pelan-pelan seraya mengatur napasnya. Setelah dirasa cukup tenang, kemudian Aurora beranjak pergi ke kamar mandi. Aurora memutar kran lalu membasuh wajahnya hingga benar-benar terasa lebih segar. Selesai membasuh muka, Aurora keluar dari kamar mandi sambil mengelap wajahnya menggunakan handuk. Karena wajahnya yang tertutup, Aurora tidak tahu kalau sang suami sudah berdiri di hadapannya. "Astaga!" pekik Aurora tiba-tiba hingga handuknya terjatuh menutupi kedua punggung telapak

