Kini semua telah berkumpul di ruang makan. Tae yang masih lemas dengan keadannya, namun ia tetap memaksakan untuk ikut sarapan bersama keluarga lainnya. "Tae gimana ?? Masih pusing?" Tanya Ily begitu khawatir akan suaminya. "Sedikit sayang, jadi check up nya kan?" "Jadi, tapi kalau Tae masih sakit jangan dipaksain" "Gapapa sayang, aku sudah baikan, aku juga penasaran ingin tahu keadaan bayi" "Okey, baiklah kalo begitu" Akhirnya, setelah makan sarapannya Ily kini siap dengan pengaturan kerja, namun sebelum ber- kerja ia akan memeriksa kandungannya terlebih dahulu atas perintah Tae. "Ayo sayang" "Iya ayo, mom, Ily titip Sakha ya" "Iya sayang, kamu tenang saja" "Okey mom" "Kami pergi ya semuanya, cup cup cup cup" Aku mengecup semua anggota keluarganya. "Hati hati sayang .

