46

798 Kata

Brandon Ardiansyah merapikan kemeja yang ia kenalan. Lengan-lengan kemejanya sengaja ia lipat hingga ke siku agar terkesan tidak terlalu formal. Malam ini ia akan melakukan hal yang menurutnya paling ecek-ecek tapi tetep harus dia lakuin.  "Ganteng banget deh ah gue." kekeh Brandon memandang dirinya sendiri di cermin. Nggak lupa Brandon ngerapihin tatanan rambut biar makin kehilatan ciamik. Pake pomed gitu, biar rapinya taham lama kaya si Jujun. Brandon membalikkan tubuhnya, memandang sang putra yang tertidur lelap di ranjang hotel. "Kebo banget anak gue. Turunan siapa kali." decak Brandon. Meski berdecak laki-laki itu bersyukur karena anaknya nggak ada rewel dan bikin rusuh seperti biasa. Hal itu membuat rencananya sedikit mudah karena nggak harus nenangin Arsen yang biasanya rewel kala

Cerita bagus bermula dari sini

Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN