“Bagaimana penampilanku Ed?” Tanya Aphrodite sambil mematut diri di depan cermin besar di dalam ruangannya. Dia mengenakan dress berwarna mustard dengan potongan d**a rendah yang membuatnya tampak sangat cantik. Bagian bawah dressnya mengembang dengan sempurna. Membuat Aura dan kecantikan Aphrodite terpancar sempurna. Edmund yang sedari tadi memandangi kekasihnya merasa begitu takjub dengan kecantikan Eve yang bak bidadari. Meski setiap hari mereka bertemu, rasanya tak ada bosannya bagi Edmund untuk memandangi kekasihnya. “Benar-benar cantik.” Bisik Edmund yang seketika sudah berada di samping Aphrodite. Mereka saling memandang dalam diam. Menikmati setiap desiran yang bergetar di dalam d**a mereka masing-masing. Sekuat itulah ikatan mate, meski setiap

