Bahkan Andra kayaknya lebih peduli sama aku daripada kamu Gal, sebenarnya kamu sayang sama aku atau ga Galaksi? Aku benar-benar heran Galaksi karena setelah pindah ke sini kamu benar-benar berubah. Ya meskipun kamu sama sekali nggak memperlihatkan kalau kamu sekarang ini berubah karena perubahan kamu emang nggak kelihatan kalau dilihat dengan mata tapi hati aku tahu kalau kamu berubah. Batin Aurora yang sekarang ini memutuskan untuk berjalan keluar karena ia ingin pulang. Ya dirinya ingin pulang lebih dahulu karena rasanya di sini sudah sangat sesak baginya. Toh nanti juga jika ditanya oleh Galaksi ia bisa mengatakan bahwa dirinya sedikit tidak enak badan, dan Galaksi pasti akan percaya kepadanya karena sebelum ini ia tak pernah berbohong.
Aurora sudah berjalan keluar dan kini ia sudah berada di dekat halte tepat di depan Universitas Gemilang. Ia berjalan dengan wajah yang tertunduk tadi karena memang dirinya sedang merasa sangat lemas ketika memikirkan kemungkinan bahwa Galaksi masih menyimpan sejuta rasa untuk Lola dan semestinya itu tidak akan terjadi. Namun Entahlah karena semuanya tidak bisa di pikirkan lagi.
"Lu denger nggak tadi gosip anak-anak?" Tanya Gita kepada dua temannya.
"Gosip apaan deh? Kok gue nggak tahu apa-apa ya? Pasti bukan gosip yang hot nih makanya gue nggak tahu." Ujar Ayu dan Gita menggelengkan kepala yang mana memperlihatkan bahwa gosip yang dibawa oleh Gita itu akan sangat bermanfaat untuk mereka. Namun, dari tadi Sinta hanya diam saja dan tidak menanggapi gosip yang dibawa oleh kita itu karena menurutnya itu tidak penting. Baginya yang paling penting hanyalah tentang Galaksi, lelaki yang ia cintai sedari dulu.
"Sinta kok lu nggak excited sih? Ini gosip loh dan biasanya kan lu senang banget dengernya kalau ada gosip." Jawab Gita yang sekarang ini kebingungan.
"Halah palingan gosip lo juga nggak bermutu kan." Ujar Sinta tersebut.
"Eh jangan salah ya lo, wah ini mah efek karena gue belum bilang gosipin siapa kali ya. Jadi ada gosip tentang Galaksi sama Aurora. So, lu mau denger nggak nih?" Tanya Gita yang mana tentu saja langsung membuat Sinta bersemangat. Sinta pun kini mengangguk dan dirinya langsung meminta kepada Gita untuk mengatakan apa yang sebenarnya menjadi gosip sekarang ini.
"Jadi semuanya itu berawal dari kembarannya Lola sama abangnya Lola itu datang ke sini. Iya menurut cerita-cerita sih kalau mereka itu nggak akur ya. Waktu tadi mereka datang tuh Lola waktu ngelihat mereka langsung histeris gitu. Akhirnya ditenangin sama angkasa sama Raja." Ujar Gita membuat Sinta dan ayu kini menghangatkan dahinya karena mereka berdua sama sekali tidak mendapatkan gosip tentang Galaksi ataupun Aurora di sini. Sinta sendiri sudah hampir memakai Gita sampai pada akhirnya Gita meminta mereka berdua untuk terdiam karena ia belum selesai untuk berbicara. Masih ada yang harus ia bicarakan karena memang semuanya gosipnya berawal dari sini juga.
"Sabar dulu dong guys, ah lo berdua mah nggak bisa sabar. Jadi kan udah tuh nah Raja bawa Lula sama Leon buat diajak bicara. Terus tiba-tiba Galaksi sama galan ngelihat mereka dan Galaksi sama galan ngedeketin mereka tuh karena awalnya mereka kira Lula itu Lola. Lo pasti ingat kan siapa itu Lula dan apa peran Lula di hidup Galaksi?" Tanya Gita membuat mereka berdua mengangguk.
"Tentu aja, gue nggak akan bisa lupa sama perempuan yang namanya Lula. Karena dia itu licik banget dan gue nggak tahu kalau ada manusia sepicik dia. Apalagi dia yang bikin Galaksi pergi dari Indonesia. Dia yang udah ngehancurin Galaksi sampai Galaksi akhirnya pergi. Terus apa lagi?" Tanya Sinta ke Gita.
"Intinya itu pokoknya Lula minta maaf sama Galaksi tapi ya Galaksi nggak nerima permintaan maaf dari Lula karena apa yang terjadi dahulu itu masih membekas lah intinya di diri Galaksi. pokoknya di situ kelihatan banget kalau Galaksi menyesal sama masa lalunya dan dia menyesal karena udah ninggalin Lola dulu. Lo pasti paham kan Sinta kalau cowok bilang kayak gitu itu kayak memperlihatkan kalau dia itu masih ada rasa gitu loh." Ujar Gita dan Sinta mengangguk meskipun ia sedikit kesal dengan fakta itu Tapi ya mau bagaimana lagi. Yang penting toh Galaksi dengan Lola sudah tidak lagi akan bisa bersama Karena sekarang ini Lola sudah memiliki angkasa yang sangat ia cintai.
"Oke gue paham terus apa lagi? Hubungannya sama Aurora itu apa?? Karena dari tadi lo sama sekali belum nyebutin nama dia loh." Ujar Sinta, sementara sedari tadi ayu hanya mendengarkan mereka saja karena dirinya juga penasaran tapi ia tidak mau banyak bicara sekarang ini. Lagi pula nanti dia juga akan mengetahui.
"Nah ternyata Aurora dengar apapun itu yang diomongin antara Galaksi sama Lula dan yang lainnya itu. Lo paham kan sekarang?" Tanya Gita dan Sinta pun kini tersenyum. Ia bahagia sekali sekarang karena dengan hal ini dianya bisa memanas-manasi Aurora lagi karena ia tahu bahwa Aurora sedang dalam masa cemburu berat. Pasti sekarang ini dirinya sedang overthinking dengan hubungan antara dirinya dengan Galaksi. Ia pun kini rasanya ingin mencari Aurora dan pemalas-malasi Aurora lagi. Sekarang ini dia menatap ke arah Gita juga.
"Lu benar-benar ya amazing banget nggak sih lo tuh bisa dapetin gosip so hot ini. Aduh rasanya sekarang gue mau manasin Aurora deh. Mending kita cari dia yuk, kali aja kan dia lagi sama Galaksi atau kalau malah lagi sendiri sih makin mantap ya. Karena kita bisa lebih leluasa lagi buat manas-manasin dia supaya dia sadar diri dan akhirnya dia minggat deh. Sumpah ya gue makin nggak sabar buat ngelihat Aurora entah itu pergi sendiri atau terdepak." Ujar Sinta tersebut.
"Gue setuju sih karena ini momen yang paling tepat buat lo biar dia sadar aja gitu. Tapi agak susah juga sih kalau harus nemuin dia sendirian karena dia kan pasti kalau nggak sama Galaksi ya sama anggota geng predator yang lainnya. Kan dia suka ngintil terus tuh anaknya." Ujar Gita yang membuat Sinta dan ayu ikut berpikir kira-kira kemana perginya Aurora karena fakultas ini sangat luas.
"Kalau Galaksi sama yang lainnya sih sekarang ada di kantin guys. Tapi gue nggak lihat ada Aurora sih di foto ini. cuma gue nggak tahu ya mungkin aja dia nggak ikut foto atau dia lagi ke toilet gitu." Ujar ayu yang memang sedari tadi membuka i********: dan kebetulan sekali ia melihat story dari teman-teman Galaksi. Sinta pun kini berterima kasih kepada ayu karena ayu sudah mencari tahu tentang hal itu. Mereka bertiga akhirnya berjalan menuju ke kantin juga.
Namun saat mereka berada di perjalanan menuju kantin mereka tak sengaja mendengar percakapan antara Andra dan Raisa. Kenapa mereka mendengarkan percakapan itu karena percakapan itu sangat penting. Mereka tengah membicarakan tentang Aurora maka dari itu Sinta dan teman-temannya memilih untuk berhenti dan mendengarkan percakapan antara mereka berdua itu.
"Terus tadi lu tinggalin aura gitu aja di taman?" Tanya Raisa kepada Andra dan Andra pun mengangguk. Hal itu membuat Raisa kini menjalankan kepala tak percaya Karena seharusnya Andra menemani Aurora karena Aurora sepertinya tengah bersedih dan aurat butuh teman untuk berada di sampingnya.
"Ah lu mah bener-bener nggak peka ya. mending sekarang lo telepon Aurora deh dan tanya dia masih ada di taman apa nggak kalau masih kita ke sana." Ujar Raisa dan Andra pun melakukan apa yang Raisa minta tanpa ia memprotes.
"Halo Aurora? Lo masih di taman apa nggak sekarang?' tanya Andra.
"Oh lu udah nggak di taman ya, Jadi lo udah pulang? Ya udah ya istirahat yang cukup dan cepat sembuh ya Aurora." Ujar Andra dan selanjutnya panggilan tersebut pun mati membuat Raisa kini menatap Andra untuk meminta jawaban.
"Aurora udah balik katanya nggak enak badan dia. Udah di jalan juga sekarang." Ujar Andra dan Raisa pun mengangguk. Mereka berdua mungkin berpikir bahwa saat ini Aurora pulang bersama dengan Galaksi. Padahal tidak karena Aurora pulang setelah tadi ia memesan taksi online. bahkan saat ini pun Aurora juga belum mengatakan kepada Galaksi bahwa ia pulang ke rumah.
"Ya udah deh kalau gitu kita ke kantin aja yuk sekarang." Ujar Raisa dan Andra mengangguk. Mereka berdua berjalan menuju ke kantin dan di dekat ruangan yang tadi mereka tempati itu Sinta, ayu dan Gita sedang membicarakan Aurora yang ternyata sudah pulang lebih dahulu Padahal mereka ingin membuat permainan seru untuk Aurora. Namun mau bagaimana lagi orangnya nggak ada.
"Yah kabur itu anak, pasti sekarang dia lagi nangis karena dia sadar kalau dia itu nggak ada apa-apanya di hatinya Galaksi." Ujar Sinta yang sangat senang.
"Hahaha, bener banget tuh apa yang lu bilang Sinta. Lagi pula tuh ya gue sama itu cewek karena kayaknya bebal banget deh dia. Udah dibilang gini tapi dia tetap nggak mau gini jadinya ya sakit hati." Ujar Gita membicarakan Aurora.
Aurora sendiri sekarang sudah hampir sampai di rumah. Lebih tepatnya merupakan rumah dari Galaksi karena ia di sini cuma numpang. Dan sepertinya ia harus cepat-cepat untuk pindah dari sini karena ia tidak mau rumor jelek nanti akan menghantui Galaksi. Karena nama Galaksi harus bersih setelah ia pulang dari luar negeri dan lagi setelah ia bertemu lagi dengan teman-temannya.
Sementara itu sekarang Andra dan Raisa sudah hampir sampai di kantin. Mereka berdua membeli makanan dan minuman lebih dahulu sebelum mereka nantinya akan mencari keberadaan dari teman-temannya itu. Ia tidak tahu kemana mereka pergi tapi yang pasti mereka semua ada di kantin sekarang.
"Lo mau beli apa lagi? Ga mau ya gua kalo ntar Lo suruh-suruh gegara Lo pengen beli ini itu." Ujar Andra yang jelas membuat Raisa kini tersenyum cengengesan seolah-olah ia tak memiliki salah. Andra memang sudah sering membicarakan tentang hal itu, makanya ia sekarang ini juga mengerti hal ini.
"Udah kok, gua ga akan beli apa-apa lagi. Ya elah yang ada Lo kali yang sering nyusahin gua buat beli ini itu, mentang-mentang Lo ketuanya." Ujar Raisa yang sekarang malah saling adu nasib dengan Andra yang mana membuat Andra memutar bola matanya sekarang. Mereka berdua akhirnya berjalan mencari keberadaan teman-temannya dan akhirnya mereka menemukanya juga.
Saat sudah sampai di meja teman-temannya itu, Raisa dan Andra langsung saling tatap ketika mereka melihat ada Galaksi juga diantara teman-teman mereka disini. Jika Galaksi saja ada disini, lalu Aurora tadi pulang dengan siapa?
"Loh Gal, gua kira Lo balik sama Aurora tadi." Ujar Raisa dengan bingung.
"Enggak kok, Aurora lagi ke toilet tadi." Ujar Galaksi yang membuat Raisa dan Andra semakin bingung karena ternyata Galaksi tidak tahu bahwa Aurora sudah pulang. Sepertinya memang antara mereka berdua ada masalah.
"Aurora balik Gal, katanya tadi ga enak badan. Gua kira sama lo, tapi kayaknya lo juga belum tahu ya?" Tanya Andra sontak membuat Galaksi terkejut. Pasalnya ia benar-benar tidak tahu apa-apa tentang kepulangan dari Aurora.
"Lo serius? Aurora belum bilang apa-apa ke gua. Astaga kenapa dia ga bilang ke gua, kan bisa gua temenin baliknya." Ujar Galaksi yang kini sedang mencoba untuk menelfon Aurora untuk menanyakan kabar dari Aurora itu.