Seminggu lagi. Itu perkiraan dokter. Tapi nyatanya sekarang perut Andira telah kontraksi sejak sejam yang lalu. Sakit! Ia terus menggenggam erat jemari sang suami yang terus membisikkan kata sayang dan terus mencium dahinya. " Kamu pasti bisa sayang." Ucap narend lembut. Andira menganggukkan kepalanya. Dan kini sudah pembukaan 9, sebentar lagi baby! Andai Andira mau menempuh jalan dengan operasi cecar pasti Narend tak akan sekhawatir ini, tapi dibalik itu semua ia juga mengerti, setiap wanita apalagi calon ibu pasti ingin merasakan melahirkan secara normal. " Jangan khawatir. Semua akan baik-baik saja." Ucap Andira meringis. Tak lama kemudian seorang dokter wanitamendekati mereka dan mulai memeriksa Andira kembali. " Sepertinya sebentar lagi." Ucapnya tersenyum pada kedua pasan

