Empat Puluh Delapan

958 Kata

Sore ini setelah kepergian Ikfan tadi siang yang kembali ke kota asalnya—Jakarta—Alysa nampak menjadi lebih sering berdiam diri di dalam kamarnya. Bahkan, ia malas melakukan apa-apa karena dirinya merasa seperti ada yang hampa. Entahlah, padahal baru beberapa hari melewati hari bersama Ikfan—suaminya—setelah menikah, Alysa menjadi mulai terbiasa dengan kehadiran lelaki itu, walaupun disaat berdekatan ia nampak acuh tak acuh, tapi saat sekarang lelaki itu pergi menjauh darinya, ia malah merasa sedikit kehilangan. Tring! Notifikasi dari ponsel yang berasal dari w******p membuyarkan lamunan Alysa yang sedang duduk di atas ranjang sebari memegang sebuah buku. Seketika senyum Alysa terbit tatkala melihat isi pesan yang masuk itu, yang ternyata berasal dari seseorang yang sejak tadi ia pikirk

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN