Ospek sudah berakhir. Kami mulai menjalani hari hari perkuliahan sekarang. Aku segera berjalan menuju kelas ku. Sambil menenteng beberapa buku ditanganku yang tadi lupa ku masukan ke tasku. Buuukkkk!! Aku lagi lagi menabrak seseorang, hingga buku ku terjatuh ke lantai. Kali ini bukan Will. "Eh..maaf maaf..aku gak liat.." dia ikut membantuku membereskan buku ku yang jatuh. Dia kak Adit. "Iya kak, nggak apa.. Aku juga tadi nggak liat jalan." Kak adit tersenyum. "Oh iya. Dina.. Sekali lagi maaf ya soal kemarin. Zaenal emang gitu anaknya.." kata kak Adit sungkan. "Iya kak, nggak papa kok. Aku juga udah lupain.. Maaf ya Kak, aku bikin keributan kemaren. Hehehe" Kak Adit menatapku lekat lekat. "Kamu mirip sama Doni, wajar aja sih kalau kalian ternyata Kakak Adik"ungkap Kak Adit.

