Suara adzan subuh terdengar sangat jelas. Hmm.. Aku masih ngantuk sekali. Entah aku tidur jam berapa semalam. Badanku sakit semua, rasanya malas untuk bangun. "Kaaakk.."ada suara dari sampingku. Aku langsung terperanjat kaget dan langsung duduk. "Ya ampun Viii... Ngagetin aja.."teriakku sambil menekan dadaku. Dia terlihat pucat. Kuperhatikan lebih seksama, takutnya dia kesurupan lagi. "Kak Dina kok ngliatin aku kaya gitu sihh??" Tanya nya manja. Oh berarti dia nggak kesurupan nih. "Eh iya, gimana Vi? Udah sehat kan?"tanyaku gugup. "Iya, aku lemes banget tapi Kak. Badanku sakit semua."katanya sambil memijat badannya sendiri. Kamu pikir aku enggak? Gumamku dalam hati. "Maaf ya Kak, aku bikin Kak Dina celaka terus kemaren. " katanya pelan. "Ngomong apa sih kamu, Vi... "Aku

