Sesampainya di kafe, seorang laki-laki bertubuh kurus menyambut Nessa di pintu masuk. "Selamat malam, mari ngopi di Cangkirku. Silakan mbak, meja nomor lima kosong." Pelayan tadi mengantar Nessa ke meja yang dimaksud. "Ini buku menunya. Mau pesan apa mbak? Kalau tidak suka kopi, kami ada alternatif minuman non kopi seperti teh dan jus buah." Nessa tersenyum lalu memutuskan memesan jus jambu tanpa es sebelum membuka buku menu yang disodorkan oleh pelayan tadi. "Camilannya apa mbak?" "Nggak usah. Emmh ..., Riky ada?" tanya Nessa ragu. "Oh bos Riky, ada." "Saya bisa minta tolong dipanggilin?" Pelayan tersebut terlihat ragu, "sebentar ya mbak, saya lihat dulu. Permisi, saya ambil buku menunya ya. Mohon ditunggu pesanannya," ujar pelayan tersebut lalu meninggalkan meja

