Saat sampai di kamar Bianca, Dylan mendapati istrinya tengah berteriak histeris dan melemparkan apapun yang ada di dekatnya. Tidak ada satupun pelayan yang berani mendekatinya selain Mbak Inah. Tapi diapun mulai kewalahan dengan sikap Bianca yang jauh lebih garang dari biasanya. Dylan langsung berlari ke arah Bianca dan memeluknya dengan erat. Dia berusaha untuk menenangkan Bianca dengan membisikkan beberapa kata yang dipercayainya dapat membuat Bianca tenang. Tapi dia salah, perempuannya masih saja berterik histeris dan bahkan memukul serta menggigitnya dengan cukup keras. "Lepas... lepaskan aku, aku mau pergi tidak mau di sini. Lepas!" teriak Bianca sambil berusaha melepaskan diri dari pelukan Dylan. "Tenanglah Bi, ini aku Dylan," kata Dylan berusaha untuk menyadarkan Bianc

