Ibu Hanggono hanya dapat terduduk lesu tidak percaya dengan apa yang baru saja sia dengar dari Dylan. Walau belum pernah bertemu dengan Arlan, tapi Ibu Hanggono mengenal sosok Arlan dari cerita putrinya ketika dirinya pulang dulu. Dari cerita itu, Arlan adalah seseorang yang baik, anak dari orang berpengaruh dan telah memiliki usaha sendiri di usianya yang masih muda. "Jika tidak percaya pada saya, silahkan telpon Cathy," kata Dylan yang perlahan amarahnya mulai hilang. Masih tidak ada sepatah katapun yang keluar dari bibir Ibu Hanggono. Dia tahu jika dirinya sangat sulit untuk mempercayai apa yang dikatakan menantunya, tapi kenyataan yang memilukan telah terjadi di depan matanya. Putrinya histeris dan di vonis depresi oleh psikiater, dan itu menjadi satu bukti yang lebih kuat

