"Saya akan membawa Bianca pulang, dok," kata itu meluncur dengan sangat mulus dan tanpa hambatan bagai mobil yang tengah melintas di jalan tol. Tapi sayang, kata-kata yang Dylan ucapkan dengan begitu mulus tidak dapat langsung di terima oleh dokter. Dia menatap laki-laki yang tengah berada di hadapannya dan tak percaya jika pria itu akan mengambil keputusan yang benar-benar di luar dugaannya. Dokter mengira jika Dylan akan memutuskan untuk membawa Bianca ke rumah sakit jiwa dan mendapatkan penanganan yang tepat dari ahlinya. Tapi ternyata dia salah karena Dylan memilih sesuatu yang justru sangat beresiko bagi diri Bianca maupun orang-orang di sekitarnya. "Kamu sudah mempertimbangkannya, Dyl? Ini bukan sesuatu yang mudah, sedikit saja kita salah menangani kasus Bianca, maka a

