Dylan kini sedang duduk di ruangan private yang ada di sebuah restoran di Bogor. Beberapa kali Dylan melihat jam yang melingkar di pergelangan tangannya. Wajah terlihat begitu gusar dan tak tenang. "Ke mana lagi tu anak lama banget?" umpat Dylan kesal karena orang yang sedang dia tunggu tak kunjung datang. Dia sedang menunggu Dirga dan Cathy yang sejak setengah jam lalu sudah mengabarkan bahwa mereka sedang berada di dalam perjalanan menuju restoran itu. Tapi nyatanya sampai detik ini mereka belum sampai sama sekali. Dylan mengambil ponselnya dan mulai memijit beberapa angka. Beberapa kali di dengarnya suara nada sambung pribadi tapi tak kunjung telpon itu di angkat. "s**l!" kata Dylan sambil meletakkan ponselnya kasar ke atas meja. Wajah Dylan mulai memerah menahan amarah. D

