25

1408 Kata

"Angel nggak apa-apa kan, Ken-aro?" Jesen yang baru pulang ke rumah langsung memasuki kamar Ken, menanyakan keadaan calon adik iparnya. Tadi siang Ken memberitahunya tentang Angel dan Egha. Jesen tak habis pikir, bagaimana mungkin Egha berani melakukan hal seperti itu. Dasar perempuan kurang waras. Ken menoleh. "Dia udah baikan." Pemuda itu tersenyum. Jesen menghembuskan nafas lega. Mendudukkan tubuh lelahnya di single sofa yang ada satu-satunya di kamar itu. "Kamu harus jagain Angel ekstra, Ken-aro." Jesen menatap Ken yang masih asik berkutat dengan ponselnya. Sesekali adiknya itu tersenyum bahkan kadang terkekeh pelan. "Ken-aro!" Sentak Jesen kesal karena Ken tidak menggubrisnya. Ken menoleh. Senyum masih tercetak di bibirnya. "Ya?" "Kamu dengerin Abang nggak sih?" "Denger sih, b

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN