Kemunculan Dominic Yang Misterius

1256 Kata

"Dominic?" suara Alessa tercekat. Bramantyo berdiri tegak, wajahnya memerah padam. "Beraninya kau ke sini! Security! Seret dia keluar!" Dua petugas keamanan gedung mencoba mendekat, tapi mereka mendadak berhenti saat Dominic melirik tajam. Mereka mundur teratur tanpa sepatah kata pun. "Kalian tuli? Saya bilang seret!" teriak Bramantyo. "Maaf, Pak," manajer restoran menyela dengan suara gemetar. "Kami tidak bisa menyentuh beliau." Pak Mahendra mengerutkan kening, menatap Dominic dengan saksama. "Siapa pria ini, Bram? Pengawalmu?" Dominic mengabaikan semuanya. Matanya hanya terkunci pada tangan anak Pak Mahendra yang masih melingkar di pinggang Alessa. Pria itu menatap dengan cara yang meremehkan. Walaupun ia sempat terkejut dengan penampilannya yang mencuri perhatian. "Siapa pun k

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN