Keesokan harinya... 09.00 WIB Suasana tadi malam yang begitu menyedihkan seketika pagi ini tergantikan dengan canda tawa yang membuat ruang rawat Alisya seketika menjadi ramai. Alisya yang baru sadar juga tak bisa berhenti tersenyum melihat semua orang yang sedang berkumpul di dalam ruang rawatnya ini. Alisya yang masih lemah hanya bisa duduk bersandar pada bed hospital yang di naikan sedikit posisinya agar dia bisa duduk. "Sayang, kamu mau minum?" tanya Alexcio saat melihat Alisya yang sedari tadi hanya tersenyum tanpa mengatakan sepata katapun. Alisya menggeleng sebagai jawaban. Dia menatap Alexcio yang masih terus menatapnya itu. "Anak kita mana?" tanya Alisya setelah dia hanya diam dan tersenyum sedari tadi. Alexcio tersenyum ke arah Alisya. Dia mengelus lembut kepala Alisya se

