Alisya tidak bisa dengan mudah menghentikan airmata yang sedari tadi terus menerus keluar dari matanya sejak dia keluar dari apartemen. Perasaannya terasa begitu hancur karena harus meninggalkan Alexcio seperti ini, tapi dia bisa apa selain menjauh demi keselamatan Alexcio. Walaupun hal ini sangat sulit untuk di lakukan olehnya. Alisya menghapus airmatanya dengan pandangan lurus menghadap luar jendela kaca taksi.. "I'm sorry Lex" batin Alisya. Lagi lagi airmata itu jatuh dan membuat Alisya langsung menghapus airmata itu secara kasar. Dia tidak boleh menjadi wanita yang lemah, dia harus kuat. Alisya yang sedari tadi larut dalam lamunannya seketika sadar saat supir taksi memanggilnya dan memberitahukannya jika mereka sudah sampai di tempat yang di tuju oleh Alisya. Alisya langsung

