12. ALSYA

1357 Kata
Keesokan harinya memang terbukti Alexcio sama sekali tidak memberikan kabar untuk Alisya selama sehari penuh, tapi Alisya dapat memahami itu karena semalam Alexcio sudah mengatakan jika dia akan sibuk untuk hari ini.. "Sya, bengong aja lo" ucap Syela, karena melihat Alisya yang hanya mengaduk ngaduk makanannya itu tanpa memakannya.. "Gue nggak lagi bengong kok" ucap Alisya, memang benar dia sedang tidak melamun. Hanya saja dia lagi malas untuk memakan makanannya ini.. "Lo lagi mikirin kak Alexcio ya, Sya?" tanya Sisi "Iya nih, gue lagi khawatir aja kalo dia kecapean. Kan dia baru sembuh" ucap Alisya "Lo tenang aja Sya, kak Alexcio nggak bakal sakit lagi kok" ucap Flora Alisya mengganggukan kepalanya mengiyakan perkataan Flora.. "Yaudahlah Sya, mending sekarang lo makan. Tuh bodyguard lo dari tadi liat ke arah meja kita nih. Nanti kalo mereka ngelapor ke kak Alexcio, terus kita berempat yang di salahin gara gara lo nggak makan kan bisa berabe, Sya" ucap Laras "Iya iya gue makan nih" ucap Alisya.. Alisya memakan makanannya hingga habis. Setelah itu dia meminum air mineral dalam kemasan botol itu.. "Oh iya Si, hubungan lo sama kak Alano gimana?" tanya Alisya penasaran, karena dia tidak pernah melihat Sisi bersama Alano beberapa hari terakhir ini... "Baik kok, Sya. Cuma ya dia lagi sibuk aja sekarang. Dia kan kuliah sambil bantuin papanya kerja di kantor" ucap Sisi.. "Oh, baguslah Si" ucap Alisya.. Sisi mengganggukan kepalanya.. "Kalo lo Flo, gimana ada perkembangan nggak sama kak Kelvin?" ucap sisi yang spontan membuat Flora yang baru memasukan satu buat bakso ke mulutnya di buat tersedak... Alisya, Syela, Sisi, dan Laras yang melihat Flora tersedak. Bukannya membantu memberikan minuman untuk Flora, mereka bertiga malah tertawa terbahak bahak.. "Jahat ah lo berempat, gue lagi tersedak malah di ketawain" ucap Flora kesal dengan ke empat sahabatnya ini.. "Ah lo sih, gue cuma nanya gimana perkembangan hubungan lo sama kak Kelvin doang malah pake acara tersedak segala" ucap Sisi "Flo, lo sama kak Kelvin pasangan paling aneh tau nggak.. Kalo kalian ketemu diam diaman doang kerjaannya. Kayak nggak punya mulut aja lo berdua"ucap Laras "Apaan sih kalian, gue sama kak Kelvin itu nggak ada hubungan apa apa kali." "Masa sih, Flo?" ucap Alisya Flora mengganggukan kepalanya pertanda iya, dia melanjutkan memakan makanannya yang masih ada setengah lagi.. "Yah padahal tuh ya, lo sama kak Kelvin tuh cocok banget tau nggak,Flo. Kalian kalo di ibaratkan bisa jadi pasangan best couple kayak Alisya sama kak Alexcio" ucap Syela "Udahlah guys jangan terlalu tinggi mimpinya, lagian nih ya. Gue sama kak Kelv itu cuma sebatas teman aja nggak lebih" ucap Flora menjelaskan kebenarannya kepada ke empat sahabatnya yang sangat suka menggodanya dengan Kelvin sahabat Alexcio.. "Yaudahlah terserah lo, tapi gue doain biar secepatnya lo bisa jadian sama kak Kelvin"ucap Laras.. "Amin" ucap serempak, Alisya, Sisi, dan Syela.. "Flora hanya menggelengkan kepalanya dengan kelakuan ke empat sahabatnya itu.. Drt drt drt Deringan ponsel dari Syela, membuat mereka tidak melanjutkan pembicaraan mereka.. Alisya yang kebetulan duduk di samping Syela dapat melihat siapa yang menelfon Syela saat ini.. "Chiee chiee yang di telfon pacar" goda Alisya saat melihat nama pemanggil tertulis 'Babe' "Shttt, diam dulu, gue mau nerima telfon dulu" ucap Syela, agar Sisi, Laras, dan Flora tidak ikut ikut menggoda dirinya seperti Alisya.. "Halo" "......." "Lagi di kantin" "........" "Kamu di mana?" "......." "Oh yaudah, aku tutup ya" "......." Sambungan telfon telah terputus, Syela menatap binggung ke empat sahabatnya yang melihatnya penuh penasaran.. "Kalian kenapa natap gue kayak gitu?" tanya Syela heran "kita penasaran sama pacar lo ,Syel. Dari kita SMA kan lo nggak pernah tuh kasih tau tentang pacar lo siapa. Lo selalu bilang kalo dia sekolah di luar kota, tapi kenapa kalian nggak pernah ketemu, trus lo nggak pernah gitu nunjukin foto dari pacar lo ke kita kita sampai sekarang" ucap Alisya "Iya Syel, sebenarnya pacar lo siapa sih? Kok lo secret pacar lo ke kita kita sih?" ucap Laras kesal "Iya betul tuh, padahal ya, di antara kita berlima yang punya pacar duluan itu kan lo, baru Alisya. Tapi kenapa lo nggak pernah cerita sih Syel" tanya Flora "Astaga syel, jangan diam aja napa? Di tanyain malah diam aja" ucap Sisi Hehehehehehehe "Oke guys, sebelumnya sorry banget karena gue nggak kasih tau ke kalian siapa pacar gue.. Tapi kalo gue kasih tau kalian pasti kenal kok siapa dia, dan juga kalian dekat sama dia. Apalagi kita dulu satu sekolahan cuma ya kita beda kelas gitu" ucap Syela sok misterius.. "Yaelah Syel, nggak usah sok misterius napa. Bilang aja kek dia siapa. Kalo lo bilang dia dekat sama dia itu, buat kita binggung tau nggak. Kan yang dekat sama kita banyak syela" ucap Flora "Nanti aja deh, kalian juga pasti tau" ucap Syela lagi "Mending kalian introgasi tuh sih Laras, kata dia nggak punya pacar terus pas kemarin gue kan ke rumah dia, gue liat ada kotak berbentuk kado gitu. Terus di atasnya tertulis 'Happy Aniversarry yang ke 6 Tahun sayang'. Gitu tulisannya" ucap Syela yang langsung membuat Laras melongo.. "Lo...lo... Lo liat kado itu Syel?" tanya Laras panik "Yah liatlah, gue kan di kamar lo kemarin" ucap Syela tanpa dosa Kini keadaan menjadi terbalik,sekarang Laraslah yang di tatap penuh selidik oleh ke empat sahabatnya.. "Ras, lo harus ngejelasin semuanya sekarang ke kita kita" ucap Sisi "Jadi selama ini lo udah punya pacar? Tapi lo nggak mau bilang ke kita kita?" ucap Flora "Jadi sebenarnya lo itu udah punya pacar dari SMA, Ras? Astaga Ras kalo gitu sih lo dari kelas 10 udah pacar dong?" ucap Alisya.. Laras di buat gelapan, tidak tau harus menjawab apa.. "Mmmm nggak kok guys, itu bukan kado gue, itu kado kakak gue yang gue ambil dari kamarnya buat ngerjain dia" alibi Laras "Masa sih?" tanya Alisya merasa jika Laras berbohong pada mereka "Iya, kan mana mungkin gue punya pacar terus gue nggak kasih tau ke kalian" ucap Laras "Iya juga sih, tapikan aneh juga masa lo belum juga punya pacar sampai Sekarang, Ras? Sedangkan kita semua aja udah selain Flora sih yang masih pdkt sama kak Kelvin" ucap Syela "Ya... Ya.. Yaitu karena gue masih belum mau aja" "Awas aja sampai lo udah punya pacar terus nggak kasih tau kita kita ya" ucap Sisi.. "Iya iya" Mereka pun mengganti topik pembicaraan mereka... *** Tak terasa hari telah berganti menjadi malam, matahari yang menyinari bumi tergantikan oleh sang bulan dan ribuan bintang. Tapi Alexcio sama sekali tidak ada kabarnya sama sekali. Dan Alisya hanya bisa memaklumi itu, karena Alexcio bukan seperti empat tahun lalu yang merupakan anak SMA, yang kerjaannya hanya ke sekolah. Tapi sekarang Alexcio adalah seorang CEO di perusahaan keluarganya, dan dia mempunyai tanggung jawab yang besar di perusahaan itu. Ya walau pun ayahnya yang adalah Direktur utama di perusahaan tersebut.. Drt...drt...drt Deringan singkat di ponselnya membuat Alisya menghentikan kegiatannya mengetik di komputer.. Alisya menyalakan touch screen ponselnya dan melihat satu chat masuk dari Alexcio, dia langsung membuka lockscreen ponselnya dan melihat chat dari Alexcio.. From: Alexcio ❤ I'm very miss you so much Itulah chat masuk dari Alexcio. Alisya hanya membacanya dan kembali melanjutkan mengetik di komputer.. Dia bukannya tidak ingin membalas chat dari Alexcio, hanya saja bakal fatal masalahnya karena dia tidak akan bisa menyelesaikan makalah yang di haruskan di kumpul besok hari.. Jika kalian ingin bertanya kenapa nama kontak Alexcio sudah bukan possessive prince lagi, itu karena Alisya sengaja menggantinya waktu mereka putus komunikasi membuat dia menjadi jengkel pada Alexcio dan akhirnya merubah nama kontak Alexcio menjadi namanya. Dan setelah Alexcio pulang Alisya menambahkan tanda love di belakang nama kontak Alexcio tanpa mengganti lagi nama kontak Alexcio menjadi possessive prince.. Tok... Tok... Tok "Sya?" panggil Aulia dari luar kamar "Iya mah" jawab Alisya "Di bawa ada Alexcio tuh, katanya ada yang pengen di omongin, penting" Alisya menghentikan mengetiknya dan berjalan menuju pintu kamarnya dan membuka kan Aulia pintu "Ngapain mah, Alexcio malam malam kesini?" "Kan mama udah bilang tadi, ada yang mau dia omongin sama kamu, penting" . "Yaudah yaudah, nanti Alisya ke bawa, mama duluan aja. Aku mau matiin komputer dulu" "Yaudah mama ke bawa dulu" ucap Aulia dan berlalu dari hadapan Alisya.. Alisya masuk kembali ke dalam kamarnya dan mematikan komputernya setelah itu dia ke bawa untuk menemui Alexcio...
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN