"Baiklah, kita sudah selesai makan. Sekarang katakan bagaimana seorang suami bisa bertemu mantan di club malam." Ella meletakkan gelasnya setelah tegukan terakhirnya. William yang hendak menyendokkan makanan ke mulutnya kembali meletakkan sendok ke piringnya. "Sayang, kau yang sudah selesai. Aku belum. Sepertinya kau sangat lapar." "Aku? Bukan aku yang kecepatan makan. Tapi kau yang menambah porsi makanmu, ingat?" "Iya, iya. Aku habiskan dulu makananku, ya." William membelai pipi Ella dengan lembut. "Ehmmm." Suara deheman seseorang mengejutkan mereka. "Wah wah, pengantin baru masih kurang bulan madunya?" Haira menghampiri mereka yang masih berada di ruang makan. "Ibu, apa kabar. Aku merindukan ibu." Ella memeluk Haira, ibu mertua kesayangannya. "Ibu juga merindukan kalian. Mana ole

