BAB 43

1126 Kata

Ken si Psikiater “Mau ikut aku?” Bintang langsung melihat chat tersebut. Ia tersenyum. “Kemana?” Ken si Psikiater “Mau nggak??” “Oke.” Ken si Psikiater “Jam 7 aku jemput.” “Siap Bos!!” Bintang tersenyum sumrigah membacanya. Sejak kepergian Darrell hubungannya menjadi dekat dengan Reyhan. Awalnya orangtuanya terutama Mamanya melarangnya tak suka dengan Reyhan yang datang berkunjung. Terlebih ketika itu, Reyhan memakai motornya. Akan tetapi, ketika Reyhan menjawab dia anak pertama dari seorang kusumawidjaja Mamanya langsung menyukainya. Seharusnya dari dulu Bintang berteman dengan orang kalangan atas seperti itu. Bintang awalnya malu sekali, Tapi Reyhan memakluminya. Ia sudah tau tentang sikap mamanya dari Sean dan Darrell. Bintang memilih milih baju d

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN