BAB 22

1080 Kata

Mira mendesah Darrell sama sekali tak menjawab panggilannya. Ia tak mau Darrell salah faham dengannya. Ia takut Darrell marah. Pilihan terakhirnya sekarang adalah menghubungi Aril salah satu teman Darrell bertanya dimana tempat tinggal Darrell. Setelah tau Mira langsung menghampiri Apartemen Darrell. Tok.. Tok..tok... Darrell membuka pintu Apartemennya kesal, siapa sih yang bertamu ke Apartemennya jam 11 malam begini. Ganggu orang saja. Ketika membuka pintu dan melihat Mira yang bertamu, “Ngapain kesini?” Tanya Darrell datar. Mira diam. Terlihat jelas dari tatapan mata Darrell jika ia sangat tak menyukai kedatangannya kemari malam ini. “Dia tadi beneran cuma pelanggan setia di Kafe tempat aku kerja.” Kata Mira pelan. “Aku nggak punya hubungan apapun dengannya.” Jelas Mira lagi.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN