Sesampainya di Italia, Reyhan langsung mengajak Bintang istirahat di Apartemen yang telah ia booking untuk liburannya. Reyhan mematikan handphonenya. Ia tak ingin liburannya di ganggu oleh kemarahan mamanya nanti. Bintang menatap Reyhan yang duduk di depan televisi dengan memegang secangkir Coklat panas dan Pizza di depannya. “ Reyhan...” Panggil Bintang. Reyhan tersenyum ia langsung menarik Bintang agar duduk disampingnya. Seduduknya Bintang Reyhan langsung meletakan gelas yang ia pegang dan ia langsung tidur di paha kekasihnya itu sembari menonton televisi. “Mama kamu nggak akan marah kita kesini?” Tanya Bintang khawatir. Reyhan menatap Bintang dengan tersenyum. Ia lalu mengusap wajah Bintang. “Jangan khawatir ya, Untuk sekarang kita nikmatin dulu liburan kita. Baru nanti kalau

