Mira mengucek matanya merasakan matahari yang mulai masuk pengelihatannya. Ia membuka matanya perlahan dan melihat kesekelilinya. Ia ingat ada Darrell semalam disampinya. Ia langsung bangun ketika Darrell tak ada. Jantungnya berdebar keras. “Darrell.” Panggil Mira. Mira merasa takut, Ia takut jika semuanya hanya sebuah mimpi. “Darrell..” Panggilnya lagi. Tak ada sahutan. Mira benar-benar takut jika semuanya hanya mimpi semalam. Ia benar-benar tak bisa kehilangan Darrell. Mira mulai terisak. Mendengar suara isakan Mira, Darrell buru-buru keluar dari kamar mandi. Ia mengambil handuk. Memakainya di pinggangnya. Melihat Mira yang menunduk sembari menutup mukanya. Darrell langsung mendekatinya. “Kamu kenapa?” Tanya Darrell khawatir. Ia langsung membuka tangan Mira yang menutupi

