Hari kedua. Rumaysha memasang status w******p dengan foto latar ruang NICU. Membaca caption istrinya itu, membuat Ardan tidak tahan. Nyatanya sekalipun tubuhnya berada di sini dan Rumaysha menyuruhnya fokus pada urusannya, pikiran Ardan terus tertuju pada Dehan dan istrinya. Sorenya ada kabar tidak mengenakan. Ardan mendapat kabar Rumaysha mendadak drop. Tentu saja Ardan khawatir bukan main. Untungnya papanya mengizinkan Ardan pulang lebih awal sehingga Ardan bisa segera menemui Rumaysha. Sepanjang jalan Ardan berusaha menahan air matanya agar tidak menetes. Dia berlari menuju ruang rawat Rumaysha. Keningnya berkerut saat mendapati Rumaysha duduk di kursi roda mengenakan mukena putih sambil menghadap jendela. Langsung saja Ardan berlari memeluknya dari belakang. "Tolong maafin aku, ja

