Ini Tidak Mudah untuk Rumaysha

1564 Kata

Rumaysha diam saja ketika Ardan mendorongnya dengan kursi roda menuju ruang NICU. Dia benar-benar tak berekspresi apa pun. Pada Ardan dia juga tak mengatakan apa pun. Saat tadi kedua orang tuanya menjenguk, Rumaysha hanya diam. “Ada yang sakit?” Rumaysha hanya melirik Ardan sekilas. Dokter Nana yang turut hadir pun memberikan kode pada Ardan kalau Rumaysha sepertinya masih linglung efek bius totalnya. Sesampainya di NICU, wajah Rumaysha berubah sendu. Dia memegang perutnya yang sudah tidak buncit lagi lalu menatap ke arah makhluk mungil yang ada dalam inkubator. Dia begitu kecil dan terlihat rapuh. “Boleh dibuka dulu bajunya, kita skin to skin contact sama bayinya. Ardan bisa dibantu Rumayshanya.” Rumaysha menatap Ardan, dia menggelengkan kepalanya. Dia takut, dia tidak mau melukai

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN