Lisa mendorong bahu hito hingga akhirnya tubuh Hito terdorong. "Mas apa-apaan sih?" tanya Lisa sambil menutup mulutnya dengan tangannya. "Itu bukti kalau aku sayang padamu Lisa," ucap Hito. "Apa kamu butuh pembuktian yang lebih?" tanya Hito. Dengan cepat Lisa menggelengkan kepalanya. "Tak perlu,” jawab Lisa. "Oke baiklah,” jawab Hito sambil tersenyum. “Kita telpon bapak sekarang saja ya?" Pinta Hito. Lisa pun mengangguk. Hito pun mulai memanggil nomor Danu, ayah mertuanya dan tak lama kemana panggilan video call itu pun diangkat oleh ayah Lisa itu. Hito dan Lisa bergantian menyapa Danu dan mereka pun mulai mengobrol. Obrolan mereka tentang resepsi pernikahan yang akan dilaksanakan kurang dari sebulan lagi. Danu menjelaskan sejauh mana persiapan yang sudah mereka lakukan. Setelah

