Bella adalah seorang sekretaris cantik berusia dua puluh enam tahun yang bekerja di kantor Achaer. Ia memiliki paras yang sangat menawan, dengan rambut cokelat panjang, lurus, dan tebal. Wajahnya yang cantik ditambah dengan mata berwarna biru kehijauan yang menatap dengan anggun. Kulitnya yang halus dan terawat memiliki warna pucat yang menawan. Penampilannya yang tinggi dan elegan membuatnya tampak seperti seorang model. Bella sangat diidolakan oleh banyak orang di kantor sebagai primadona.
Achaer terkesan dengan kecantikan Bella pada hari pertama mereka bertemu di kantor. Di dalam hatinya, dia mengagumi kecantikan Bella yang luar biasa. Sebagai seorang CEO yang tampan, ia tidak bisa berhenti memandangnya.
Dari kejauhan, Bella memperhatikan pandangan Achaer. Dia bertanya-tanya mengapa CEO baru tersebut sedang menatapnya. Perbincangan manis pun terjadi di antara mereka, dan Achaer mulai tergoda oleh pesona Bella.
☆☆☆☆☆
Di lain tempat, sekelompok mahasiswa dari sebuah universitas ternama sedang mengunjungi perusahaan besar dan mewah bernama Golden Derino Inc. Mereka sangat antusias dan bersemangat dengan kunjungan ini. Salah satunya adalah Shanon dan Betty, yang memiliki tugas untuk membuat rangkuman pelajaran selama kunjungan dan mendapatkan tanda tangan dari CEO perusahaan, yang diketahui adalah seorang pria tampan.
"Apakah CEO perusahaan ini benar-benar tampan?" tanya Betty dengan suaranya yang imut dan ceria. Mereka sedang berada di ruangan yang sedang dipimpin oleh seorang manajer yang menjelaskan tentang Teknik Digital Marketing.
"Jangan berisik, Betty!" Shanon mengingatkan sahabatnya dengan diam-diam. Ia melirik ke arah Mr. Green, dosen pembimbing mereka dalam kunjungan ini.
Percakapan lucu dan menghibur antara Shanon dan Betty terjadi di antara mereka, membuat mereka tertawa-tawa.
☆☆☆☆☆
Sementara itu, Achaer merasa terkejut ketika merasakan kehadiran Segel Takdir yang begitu dekat dengannya. Energinya yang kuat mulai mempengaruhi insting malaikat yang dimilikinya.
☆☆☆☆☆
Ketika Shanon dan Betty meminta tanda tangan dari CEO perusahaan, mereka terkesima oleh kegantengan dan karisma Achaer yang memukau. Percakapan yang lucu dan menghibur antara mereka membuat Achaer tersenyum. Dia menganggap gadis-gadis tersebut menggemaskan ketika terpesona.
"Terimakasih tanda tangan nya mister" kata Shanon gugup.
"Yah aku juga, berterimakasih" kata Betty sambil tersenyum genit ke arah Achaer.
"Sama-sama. Senang bisa membantu." jawab CEO muda tersebut.
Heran. Segel Takdir terasa begitu dekat. Ini akan menggemparkan alam malaikat. Dan seluruh dimensi. batin Achaer.
"Jam makan siang, apakah anda mau makan siang bareng kita?" ajak Betty spontan. Tentu membuat Shanon menyenggol lengan sahabat gemuknya.
Achaer tersenyum penuh pesona.
"Makan siang? apakah kalian lapar?" kata CEO itu dengan senyuman jail.
Tatapan Achaer membuat kedua gadis itu merah merona wajahnya.
Dan malaikat itu sadar. Dia memang mempesona.
"Akan dibagikan catering dari perusahaan." kata Betty meyakinkan.
Achaer memandang dengan pandangan geli menahan tawa.
"Kalian mau makan siang bareng aku? di bawah ada Cafe. Kita bisa makan di sana." jawab malaikat tampan itu.
Shanon dan Betty tersenyum lebar. Mereka bertukar pandangan mengetahui Achaer menyetujui ajakan Betty yang pada awal nya terdengar tak masuk akal.
"Jadi... kita makan siang bareng? Mr. CEO?" tanya Shanon penuh semangat.
"Iya. Dan namaku adalah Achaer. Panggil saja aku Mr. Achaer"
Shanon dan Betty saling pandang.
Makan siang bareng CEO ganteng? ternyata Betty pintar juga! batin Shanon senang. gadis remaja berusia sembilan belas itu pun riang.
Hm... di Cafe. aku suka sekali makanan Cafe. Mudah-mudahan di traktir oleh CEO ganteng ini. Di traktir sampe kenyang! batin Betty. Gadis gemuk itu terlihat senang di wajah chubby nya.
Sesampai di lantai bawah. Di sebuah Cafe yang cukup terkenal. Karena di samping kantor mewah ini adalah mall mewah yang sangat terkenal maka ada Cafe di bawah yang memang nyambung ke mall mewah.
Terlihat mereka bertiga memasuki Cafe. Seluruh pasang mata tertuju ke arah mereka. Tentu saja karena penampilan Achaer yang sangat ganteng.
"Mau pesan apa?" kata Achaer pada dua gadis itu.
"Hm.. aku pesan Lasagna dan Sandwich" kata Betty. "Minuman nya Ice Banana"
"Baiklah. bagaimana denganmu Shanon?" kata malaikat yang sedang menyamar.
"Aku pesan... hm... Sandwich ekstra cheese" kata Shanon menunjuk menu. "Minuman nya Ice Chocolate"
"Baiklah." kata Achaer mulai memesan. Dia pun mentraktir kedua gadis itu.
"Ditraktir CEO ganteng... ntah akan jadi berita seviral apa di kampus!" kata Betty pada Shanon tak berhenti berfoto foto.
Shanon terkikik centil mengikuti tingkah sahabat nya itu.
Tiba-tiba.
Sosok bayangan lewat dengan cepat. Achaer merasakan kehadiran nya. Insting malaikat nya mulai merinding.
mahluk setan. sangat berbahaya. jangan-jangan dia merasakan Segel Takdir. batin Achaer panik.
Walaupun begitu malaikat itu berusaha terlihat tenang.
Achaer sudah berkenalan dengan Shanon dan Betty di awal mereka mengetuk kantor CEO nya. Bagi malaikat itu, tak mengapa berteman dengan manusia. Lagipula Achaer tak punya teman di alam para manusia. misi yang dia jalankan adalah misi bahaya yang darurat.
Mereka bertiga makan siang di Cafe. Sambil bertukar kisah, canda tawa, dan foto-foto mereka pun terlihat mulai akrab.
☆☆☆☆☆
"Sudah kau temukan Segel Takdir itu?" kata mahluk setan pada suruhan nya di Air Peramal.
"Belum. Tak mudah mendeteksi Segel Takdir. Karena kekuatan nya yang dahsyat" kata mahluk setan. wanita setan yang mempesona.
"Kau harus mendeteksi Segel Takdir itu. Sebelum terlambat."
"Aku pun punya dendam yang sama pada seluruh bangsa malaikat." jawab setan wanita itu.
"Bagus! teruskan pencarianmu!"
"Akan aku lakukan sebaik mungkin!"
Lalu Air Peramal pun menampakan sosok wanita yang sangat cantik mempesona. Setan wanita itu berkaca.
Dengan pesona seperti aku, tak mungkin pria menolak ku. Bahkan Achaer pun tak akan sanggup! batin setan wanita itu mantap. Senyuman jahat penuh arti tersungging di wajah cantik nya. Dia pun siap balas dendam pada kaum malaikat.
Achaer. Dia tak tau apapun mengenai jati diriku. kemudian wanita setan itu menyeringai jahat.
Shanon dan Betty tak tau apapun mengenai siapa Achaer dan misinya. apalagi Segel Takdir yang memang menjadi incaran para penguasa semenjak zaman dahulu kala.