"Aku enggak tau mereka rentenir atau bukan," jawab aku yang masih ngumpet di belakang kursi supir. "Lalu mereka semua mengejar kamu?" Lagi-lagi sang Bos penasaran dan sangat ingin tau dengan situasi seperti ini. "Bos diam!" titah aku sambil menaruh telunjukku di mulutku sendiri. Sang Bos menganggukkan kepalanya dan menurut dengan apa yang aku katakan. Perlahan-lahan beberapa orang yang mengejar diriku tadi mereka pergi meninggalkan basemen, entah mereka pergi kemana. Lalu aku merangkak naik ke kursi dan duduk di samping Bos, lalu aku menatapnya dengan dalam. "Bos, terimakasih udah menyelamatkan diriku," ucap aku yang tulus dari hati. "Sama-sama!" Bos hanya menganggukkan kepalanya. "Bos Yoo Gi mau kemana?" tanya aku yang baru tersadar akan keberadaan sang Bos. Bos Yoo Gi adalah Bos a

