Aku mencoba bersikap masa bodo pada semua yang aku lihat hari ini. "Sebaiknya aku ke kamar saja," batin aku yang ingin melangkah menuju kamar. Saat aku ingin melangkah menuju kamar, tiba-tiba saja aku menghentikan langkah kakiku. "Mi Cha!" Tae Haa memanggil diriku dengan suara lantang. Aku langsung menoleh kebelakang dan berkata. "Ya, Tuan?" "Kemari!" titah Tae Haa dengan melambaikan tangannya seperti menyuruhku kesana. "Baik Tuan!" Aku hanya bisa menurut dan langsung melangkah menghampirinya, sampai didepan Tae Haa aku langsung membungkukkan badan dengan sopan. "Ada yang bisa saya bantu, Tuan?" tanya aku dengan sopan. Tiba-tiba saja Tae Haa langsung memelukku dengan erat lalu mengusap-usap punggungku. "Tuan, maaf. Ada apa ya?" tanya aku lagi yang agak bingung karena tiba-tiba sa

