BENAR-BENAR KASMARAN

1501 Kata

"Kau ngantuk?" tanya Tae Haa sambil menatapku. "Oh? Enggak Tuan," jawab aku yang sekilas menatap Tae Haa lalu kembali memejamkan mata. "Enggak ngantuk gimana, kau ini ngantuk!" Tae Haa langsung menyandarkan kepalaku di pundaknya namun aku mencoba menghindar tapi Tae Haa masih menyentuh kepalaku agar tidak berpindah. "Tuan," panggil aku tanpa meliriknya karena kepalaku di pegangin olehnya. "Kenapa?" Tae Haa langsung melepaskan tangannya yang menahan kepalaku. "Tuan sepertinya tadi bahagia sekali ya," celetuk aku yang berbicara setengah sadar karena mengantuk. "Bahagia gimana?" "Ya tadi Tuan terlihat bahagia saat dalam kerumunan wanita-wanita malam itu," jelas aku yang mengingatkan kembali kejadian di Klub dan sebuah ruang VVIP. "Kau cemburu?" tanya Tae Haa. "Enggak cemburu, karena

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN