"Enggak terpaksa sebenarnya aku menginginkan ini sejak lama," jawab Yola dengan sedikit malu-malu. "Yakin?" Yoo Gi mendekati wajahnya pada wajah istrinya. "Iya yakin." Yola tidak berani menatap wajah suaminya karena wajahnya memerah menahan malu. Entah Yola sedang sadar atau tidak saat mengatakan itu namun Yola benar-benar merasa bahagia setelah melakukan malam yang panas dengan suaminya. Walaupun Yola merasakan sakit di bagian kewanitaannya namun ia benar-benar senang, ia juga berharap kalau dirinya bisa mengandung anak dari suaminya. "Kalau begitu kita lakukan lagi saja, bagaimana?" Yoo Gi sudah meniduri istrinya dan posisinya saat ini berada diatas sang istri. Yola menatap suaminya tanpa berkedip, jantungnya juga mulai tidak karuan. "Tapi, aku masih merasa sakit di bagian itu," gu

