NATALIE INAP

1510 Kata

Aku menatap Tae Haa namun tidak merespon panggilannya padaku, aku masih mengingat ekspresi Tae Haa tadi membahas istrinya. Tae Haa sangat menghawatirkan istrinya dan tatapannya saat membahas istrinya seperti orang kebingungan. "Kenapa bengong?" Tae Haa membelai rambutku. Aku hanya geleng-geleng kepala dan bangun dari duduk, aku ingin melangkah kedalam rumah namun Tae Haa menahan tanganku. "Kamu mau kemana? Ngantuk ya?" tanya Tae Haa yang benar-benar tidak peka terhadap perasaan aku saat ini. "Ya aku ngantuk," jawab aku dengan ketus lalu melepaskan tangannya dengan kasar. Tidak perlu izin pada Tae Haa untuk aku boleh masuk apa tidak kedalam rumah, aku langsung melangkahkan kakiku begitu saja dengan langkah sedikit cepat. Tae Haa hanya menatapku dengan tatapan bingung, sepertinya Tae Ha

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN