Laki-laki itu terus menarik tangan Elian. Melewati pintu bar, melewati parkiran, melewati jalanan, hingga Elian tak bisa menahan diri lagi dan menepis tangan Raken. "Lo mau bawa gue kemana, sih?" tanya Elian dengan kesal. "Pulang," katanya sambil menarik tangan Elian lagi. "Gue dateng sama Keisha. Gue mau pulang sama Keisha juga. Lepasin gue, Berengsek," kata Elian. Raken tak berkata apapun dan terus menarik tangan Elian. Mereka berjalan di pinggir jalanan yang ramai. Raken sesekali menghentikan taksi, tapi tak ada yang berhenti. Hingga Elian menepis tangannya sekali lagi. Kali ini dengan seluruh tenaganya hingga ia terjerembab ke jalan dan hampir tertabrak mobil jika Raken tak menangkapnya. "Apa yang kamu lakukan?" teriak Raken sambil menangkap tangan Elian. "Lo sendiri? Kenapa lo n

