"Kalo gitu, cukup aja buat meeting hari ini. Nanti saya kabari Anda lagi ya, Pak Raken," kata Daniel sambil berdiri. Raken ikut berdiri dan menjabat tangan Daniel. "Oke. Semoga semuanya lancar," kata laki-laki itu. Elian hanya menunduk kecil dan berjalan mendahului dua laki-laki di belakangnya. Daniel menyuruh Elian berhenti dan mereka menunggu Raken yang tengah membayar makanan. Sebelum Raken selesai, Elian sudah berjalan lebih dulu. Sama sekali tak khawatir jika nanti Daniel memarahinya karena bersikap tak sopan di meeting mereka. Persetan dengan kesopanan, Elian sudah merasa hebat hanya karena tak pergi dari meeting itu sejak tadi. Langkah Elian bertambah cepat ketika melihat pintu lift di depannya akan segera tertutup. Kalau saja Elian tak memakai high-heels yang mengganggu pergerak

