"Kenapa Anda ikut kesini? Jangan memperburuk situasi!" Grace hampir berteriak tapi segera menekan suaranya karena mengingat dimana ia berada. Randy berusaha meraih Grace tapi gagal karena putrinya segera menghindar. "Tolong, jangan langsung usir Ayah begini. Tolong kasih Ayah kesempatan. Seenggaknya dengan bantuin Bunda kamu," pintanya dengan sangat. "Dengar saya baik-baik, Pak Randy. Anda nggak punya hak untuk turut andil dalam keluarga ini sejak Anda melangkah keluar dari rumah dan bersatu dengan wanita lain. Saya bisa mengurus keluarga saya sendiri tanpa bantuan Anda." Diliputi oleh kemarahan yang besar, ego Grace semakin besar pula. Ia sama sekali tidak ingin ada campur tangan dari seseorang yang telah menyakitinya dan sang bunda. ~~~ Di kursi sebelah ranjang dimana Indah berbaring

