19 Alasannya

1873 Kata

Grace tidak percaya akan apa yang ia dengar. Sejak sang ayah berpisah dengan bundanya, ia sudah tahu alasannya karena perselingkuhan. Tetapi ia tidak pernah mau tahu siapa yang menyebabkannya. Hanya saja begitu mendengar dengan siapa ayahnya berselingkuh, ia pun mematung tak bisa berbicara. "Grace." Evan menyentuh lengan Grace cemas. "Grace, tolong ngomong sesuatu." Tidak membalas perkataan Evan, Grace kemudian menundukkan kepala. Kedua tangannya saling menggenggam erat. Melihat reaksi Grace, Evan menyesal telah menyampaikan kebenarannya seketika itu juga. "Seharusnya aku nggak usah bilang," gumamnya lirih lalu meremas rambutnya. Ia beranjak dari sofa dan berdiri menatap ke luar jendela. 'Kenapa harus mamanya Evan? Aku nggak peduli kalau itu orang lain. Tapi ini mama sahabatku sendiri.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN