Chapter 84 – Gandheli

1059 Kata

“Bangunlah Kael. Aku kagum dengan semangat yang engkau miliki. Sekarang ayo ikut aku ke ruanganku.”ujar Roxi. Roxi membawa Kael menuju ke ruangan pribadinya. Mereka berjalan sejauh sembilan ratus meter dari ruang istana. “Silahkan masuk. Inilah ruanganku meracik obat untuk baginda dan keluarganya. Saya juga tinggal di tempat ini.”ujar Roxi. Kael kagum dengan tempat tinggal Roxi. Kael melihat berbagai jenis bahan-bahan untuk meracik obat-obatan level tinggi berada di ruangan itu. Tanaman langka sebagai bahan baku meracik obat seperti kapulaga, kumis kucing, kemuning, bunga kenop, pasak bumi, daun kelor, peterseli dan bahkan lidah mertua ditanam di pekarangan rumah Roxi. Tetapi Kael sangat terkejut mengetahui Roxi memiliki sebuah tanaman yang bahkan sudah punah. “Tuan Roxi, bukankah i

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN