“Iya Kael. Kamu mendapat dukungan dari kami semua. Ibumu adalah ibuku juga. Kalau sahabatku sedang kesusahan, aku juga dapat merasakan apa yang kau rasakan. “ujar pangeran Cheng-Gong. Kael sangat terharu mendengar perkataan dari orang-orang disekitarnya. Kael tidak menyangka bahwa mereka sangat peduli terhadap dirinya. “Terima kasih semua. Aku sangat bersyukur mengenal kalian semua. Aku tidak dapat tinggal disini lebih lama. Aku harus kembali sesegera mungkin untuk memberikan pil Matoa itu kepada tabib kerajaan kami. “ujar Kael. “Kau jangan khawatir. Kau masih punya kesempatan untuk datang kembali ke Kerajaan Favour ini saat turnamen New Emperor nanti.”ujar raja Dewu. Kael , Kang, bibi Ling dan Niu terkejut mendengar perkataan raja Dewu. “Apa yang baginda maksud?”tanya Kang penasaran.

