BAB 22

1536 Kata

Setelah ayden pamit untuk pergi ke kantor juga, yuna merasa bosan. Dia yang biasanya memiliki setumpuk dokumen untuk dipelajari tiba - tiba menjadi pengangguran dalam semalam. Terus menerus yuna memaki aimmar karena hal ini. Rumah mewah sebesar ini hanya ada dirinya dan juga asisten rumah tangga saja. Bisa dibayangkan betapa sepi dan sunyinya. Akhirnya yuna memutuskan untuk menghubungi seseorang. 'Halo.' Sapanya saat panggilan tersambung. 'Dimana lu bob ? Bisa kita ketemu ?' 'Oke, gua langsung siap - siap.'  Setelah itu panggilan terputus. Yuna sengaja menghubungi bobby untuk melanjutkan acara investigasinya terhadap masa lalu kedua orang tuanya dan juga mertuanya. Kemarin hal itu sempat tertunda karena kedatangan aimmar yang tiba - tiba. Yuna langsung bergegas mengganti pakaian mili

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN