13 | Karin Ke Sana Sekarang!

1801 Kata

Damar langsung menghampiri Karin dan merebut pecahan mangkuk itu dari tangan istrinya dan dilempar ke lantai. Dia menjauhkan tubuh Karin dari sana, dan Karin langsung melancarkan aksi selanjutnya dengan cara pura-pura menangis. “Kenapa sih Kak Damar gak ngebiarin aku aja buat lakuin itu, hah?” “KAMU UDAH GILA? SAYA GAK HABIS PIKIR SAMA JALAN PIKIRAN KAMU!” Nada bicaranya meninggi, membuat ibu mertua yang awalnya tertidur pulas kini terbangun dan memutuskan untuk keluar karena mendengar ada ribut-ribut. “Iya, aku udah gila! Kakak pikir aku baik-baik aja selama ini? Aku capek, capek banget ngadepin Kak Damar dan ….” “KALAU KAMU MAU BANDING-BANDINGIN HIDUP KAMU SAMA SAYA, JELAS SAYA YANG LEBIH DIRUGIKAN DI SINI. KAMU JEBAK SAYA DAN BUAT SAYA KEHILANGAN SEMUANYA! JANGAN BERSIKA[P SEOLAH

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN