Damar terbangun dan hanya mendapati Adis yang masih tertidur pulas di sampingnya. Lelaki itu melirik ke arah selimut putih yang menutupi tubuhnya dan sang anak, pasti Karin yang melakukan hal tersebut. Damar sempat mencium pipi Adis, kemudian memilih untuk bangun dan keluar dari kamar. Di sana, ada Karin dan ibu yang ternyata berjalan masuk ke dalam rumah sambil membawa beberapa kantung belanjaan. Saat lelaki itu tanya mereka habis dari mana, Karin bilang dia menemani ibu ke pasar. Naik mobil angkutan yang suka lewat mengantar ke pasar dari jam lima sampai sepuluh pagi. Ibu dan Karin memilih untuk memasak hari ini, sekaligus untuk persiapan bekal besok pagi karena ini hari terakhir mereka di kampung. Tubuh perempuan yang lebih pendek dari suaminya menegang saat Damar tiba-tiba memelukn

