Karin menyimpan sweater rajut pemberian Amira di lemari suaminya. Masih tersimpan rapi di dalam kotak bersama surat dari perempuan itu. Setelah mereka bicara dari hati ke hati beberapa bulan lalu, Damar menyerahkan kotak berisi sweater buatan Amira pada istrinya. Lelaki itu bilang, biar Karin yang mengatur harus disimpan atau ditaruh mana. Bukannya Damar gak menghargai Amira lagi, tetapi dia gak mau kalau sampai istrinya salah paham dan nanti dia akan kembali berasumsi yang aneh-aneh mengenai perasaan Damar yang sebenarnya. Dia pikir, Karin akan membuang atau menghilangkan sweater Amira seperti yang sering dia lakukan dulu—Karin selalu menyingkirkan hal-hal yang membahayakan posisinya atas Damar—tetapi ternyata sang istri sudah berubah. Saat membuka lemari keesokan hari, Damar melihat kota

